Tanpa biaya, tanpa iklan. Ikuti ceritanya dan kami kabari saat episode berikutnya terbit.
Siswi pindahan dari Rote, logat yang ditertawakan, dan satu siswa yang selama ini memilih diam.
Pengurus OSIS SMK butuh dana pentas seni, dan satu-satunya ide mereka adalah membuka lapak di lantai dua, tepat di atas kantin Bu Rum.
Anak warung kopi, gadis yang membeku di depan mikrofon, dan anak asrama dari hulu Kapuas melawan sekolah juara bertahan.
Empat siswa, empat ponsel biasa, dan satu lomba foto yang tidak menunggu siapa pun siap.