Malam tahun baru, sebuah kaleng biskuit di bawah lantai membuka janji yang terlupa.
Malam tahun baru, di rumah di Malang yang akan dijual minggu depan, seorang tukang mengangkat satu ubin yang longgar dan menemukan kaleng biskuit berkarat. Isinya lima surat resolusi yang ditulis Bapak, Ibu, Dimas, Wulan, dan Raka lima tahun lalu, lalu dilupakan begitu saja.
Mereka sepakat membacanya satu per satu sampai tengah malam. Ada janji bulan madu yang tertunda tiga puluh tahun, utang dua belas juta yang tidak pernah dicicil, dan sebuah jam tangan yang tidak pernah benar-benar "diservis". Lalu ada satu surat yang ditujukan untuk orang yang sudah tidak ada. Cerita enam episode tentang hangat, getir, dan lucunya keluarga yang akhirnya bicara jujur soal uang dan janji.
Masuk atau buat akun gratis untuk berkomentar dan memberi bintang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!